<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4576054415584707374</id><updated>2011-04-21T14:27:49.905-07:00</updated><category term='Obyek Wisata Magelang'/><category term='Obyek Wisata Magetan'/><category term='Obyek Wisata Karanganyar'/><category term='Obyek Wisata Ambarawa'/><title type='text'>Pariwisata Asyik</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4576054415584707374/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Resep Masakan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SX7dkJ_EqLI/AAAAAAAAABI/9wZoLh5fuic/S220/Kiwil.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4576054415584707374.post-8888031098137151665</id><published>2009-01-23T20:02:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T20:09:12.951-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Obyek Wisata Magelang'/><title type='text'>Katep Pass</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SXqTyq987UI/AAAAAAAAAA8/256C7qI-T2g/s1600-h/keteppass1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 205px; height: 155px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SXqTyq987UI/AAAAAAAAAA8/256C7qI-T2g/s320/keteppass1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294706810664316226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu, Rusyan ( 24 ) salah satu petugas Ketep Pass mengatur satu persatu mobil yang mau masuk ketempat wisata tersebut. Walaupun tampak raut wajah yang kepanasan namun suaranya tetap keras dan terdengar bersemangat membantu setiap mobil yang akan parkir dan mempersilahkan tamu yang datang untuk masuk ke dalam.&lt;br /&gt;Suasana lebaran biasanya dilewatkan bersama dengan keluarga besar. Namun demikian tidak dengan Rusyan yang terus bertugas di Ketep Pass. Bahkan dia mengatakan,” Ketika musim-musim liburan, termasuk lebaran, biasanya pengunjung yang datang bisa dua kali lipat dari hari biasa bahkan bisa lebih, untuk itu kita semua disini harus bertugas. Lumayan, ada tambahan penghasilan, “ kata Rusyan sambil tersenyum. Benar saja, walaupun saat itu jarum jam baru menunjukkan pukul delapan pagi, sudah ada sepuluh mobil parkir di shelter Ketep Pass.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketep Pass atau Bukit Ketep, terletak pada ketinggian 1200 meter dpl ( di atas permukaan air laut ). Luas areanya kurang lebih 8000 meter persegi. Dapat ditempuh dari Desa Blabak ke arah timur, 30 km dari Kota Magelang dan 35 km dari Kota Boyolali. Dari Kota Salatiga yang berjarak sekitar 32 km, dapat dicapai melalui Kopeng dan Desa Kaponan. Kami sendiri mengambil arah dari Magelang ( Blabak ), dimana seluruh jalan yang kami lalui dari Blabak sampai Ketep Pass mulus dan bisa memacu kendaraan antara 60 – 70 km / jam. Setelah memasuki desa Blabak, kita banyak melewati persawahan penduduk yang terlihat rapi, bersih dan enak dipandang mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas prakarsa Gubernur Jawa Tengah H.Mardiyanto, dipilihlah tanah berbukit ini untuk dikembangkan sebagai tempat tujuan wisata baru di jalur Solo – Selo – Borobudur dengan ciri khas wisata kegunungapian. Ketika diresmikan oleh Presiden RI Megawati waktu itu, pada tanggal 17 Oktober 2002 baru dibangun dua gardu pandang dan pelataran. Dengan keunggulan panorama yang atraktif Gunung Merapi – Merbabu, hamparan teras-teras tanah pertanian serta kesejukan udara Ketep Pass semakin menambah ramainya pengunjung baik di hari biasa maupun di hari libur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi itu memang cuaca sangat cerah, sehingga kami bisa melihat Puncak Merapi dengan jelas dari gardu pandang Ketep. Selain itu, kita bisa mengetahui seluk beluk merapi dengan masuk Volcano Theatre hanya dengan tambahan biaya lima rupiah per orang. Volcano Theatre baru dibangun awal 2003 yang menyajikan film tentang Merapi dengan berbagai aktifitas vulkaniknya. Fasilitas baru ini makin memperkuat ciri Ketep Pass sebagai tempat wisata kegunungapian. Memasuki bangunan seluas 550 meter persegi ini, seperti memasuki ruangan bioskop, karena memang bentuknya ditata seperti itu. Film yang diputar dimulai informasi umum tentang gunung berapi yang tersaji dalam bentuk gambar, foto dan peta dalam format besar, selanjutnya pengunjung diajak menggali dan menikmati berbagai koleksi gunung berapi melalui perangkat multi media.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh batuan yang dilengkapi dengan informasi teknis menjadi sajian berikutnya. Panorama Merapi dalam berbagai tampilan akan mengantar pengunjung pada sajian utama yaitu miniatur Merapi dalam ukuran cukup besar. Secara umum informasi tentang Merapi dapat kita peroleh secara relatif lengkap dari dulu hingga sekarang. Di bagian paling atas Ketep Pass ada Pelataran Panca Arga, dari sini kalau cuaca cerah kita dapat menikmati lima puncak gunung, yaitu G.Merapi, G.Merbabu, G.Sindoro, G.Sumbing dan G.Slamet. Selain itu akan tampak gunung-gunung kecil lain seperti Telomoyo, Andong, Dataran Tinggi Dieng serta perbukitan Menoreh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah berkeliling Ketep Pass, kita bisa menikmati asyiknya makan jagung bakar dan gorengan yang berjejer di seberang Ketep Pass. Dengan hawa yang sejuk, angin sepoi-sepoi dan panorama khas pegunungan memang memberikan nuansa yang berbeda. Bukit Ketep kini telah menjadi tempat tujuan wisata yang menarik dengan cirri khas sajiannya yaitu kegunungapian. Atraksi wisata yang tidak hanya bersifat rekreatif tetapi sarat dengan kandungan pendidikan yang tersaji secara atraktif.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4576054415584707374-8888031098137151665?l=pariwisataasyik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/feeds/8888031098137151665/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/2009/01/katep-pass.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4576054415584707374/posts/default/8888031098137151665'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4576054415584707374/posts/default/8888031098137151665'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/2009/01/katep-pass.html' title='Katep Pass'/><author><name>Resep Masakan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SX7dkJ_EqLI/AAAAAAAAABI/9wZoLh5fuic/S220/Kiwil.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SXqTyq987UI/AAAAAAAAAA8/256C7qI-T2g/s72-c/keteppass1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4576054415584707374.post-7563528017130412821</id><published>2009-01-21T10:04:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T20:08:56.743-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Obyek Wisata Ambarawa'/><title type='text'>Candi Gedong Songo</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SXdkC6CDF6I/AAAAAAAAAA0/Ih1dyCN6En0/s1600-h/2356792115_0111eb959a_m.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 240px; height: 192px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SXdkC6CDF6I/AAAAAAAAAA0/Ih1dyCN6En0/s320/2356792115_0111eb959a_m.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293809888097671074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambarawa sebuah kota kecil yang terletak di jalur lintasan antara kota Bawen dan Muntilan di Jawa Tengah. Mungkin, kota-kota kecil tersebut tak terlalu akrab bagi masyarakat yang tinggal di luar kota Semarang atau Yogyakarta. Kota Bawen memang kota kecil. Kota ini merupakan persimpangan jalur kendaraan dari Semarang menuju Salatiga atau Magelang. Nah, bila kita berkendaraan dari Semarang menuju Magelang, setelah Bawen kita akan melewati Ambarawa. Sedikit cerita tentang kota berhawa sejuk ini. Ada legenda yang melatarinya, yakni legenda Rawapening. Rawa ini memang terbentang amat luasnya. Rawa inilah yang menjadi sebab mengapa kota ini bernama Ambarawa, yang artinya rawa yang luas (amba=luas; bhs. Jawa). Dan, sampai saat ini Rawapening tersebut pun masih ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkunjung ke Ambarawa, kita akan menemukan berbagai obyek wisata menarik. Di sana ada museum kereta api dengan koleksi kereta tuanya. Atau jika kita bergeser ke daerah wisata Bandungan, terletak kurang lebih 20 kilometer dari Ambarawa, kita bisa berkunjung ke lokawisata sejarah Candi Gedong Songo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai obyek wisata ini tidaklah sulit. Bila berangkat dari kota Semarang kita naik bus jurusan Yogyakarta. Begitupun sebaliknya, bila dari Yogyakarta pilihlah bus ke Semarang. Lalu, turun di kota Ambarawa. Demikian pula bila menggunakan kendaraan pribadi. Tempuhlah jalur Semarang-Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di Ambarawa kita bisa langsung menuju ke Bandungan. Untuk yang berkendaraan umum tak perlu khawatir. Banyak angkutan pedesaan yang siap mengantar pelancong ke lokawisata tersebut. Mintalah turun di pertigaan Poli (toko Pauline). Di sini telah berjejer angkutan pedesaan tersebut. Namun, angkutan umum itu tak langsung membawa pelancong ke lokasi candi. Kita turun di pertigaan Gedong Songo. Kemudian perjalanan ditempuh dengan menggunakan ojek hingga tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjejakkan kaki di pelataran candi anganpun bisa melayang ke sebuah negeri khayalan. Bagaimana tidak? Kabut putih akan segera menyergap kita, meskipun kita masih berada di kaki candi. Belum lagi udara dingin yang menggigilkan sumsum. Kemudian, memandang ke atas akan terlihat gugusan sembilan candi yang berdiri megah berpencar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Candi ini memang dibangun berpencar dan tersusun di atas bukit. Satu bangunan candi berdiri di atas lahan sendiri seluas sekitar 150 X 30 meter persegi. Bangunan candi berurutan. Candi pertama menempati lokasi paling bawah, kemudian berurutan naik dengan jarak bervariasi antara candi pertama, kedua dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letak candi tidak berdiri berurutan seperti anak tangga. Antara bangunan yang satu dengan yang lain terkadang berada dalam arah yang berbeda. Tapi, yang pasti, urutannya selalu naik ke atas. Otomatis, kita akan berjalan melingkar-lingkar jika hendak mencapai bangunan candi berikut. Sekadar saran, bila anda ingin mendaki menikmati keindahan sembilan candi ini baiknya anda mengambil jalan ke kiri setelah melewati gerbang lokawisata. Memang tak ada aturan untuk itu. Namun, dengan demikian pendakian menuju candi berikut akan terus berurutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin tinggi kita mendaki matapun takkan lelah memandang. Di kanan-kiri jalan setapak, yang mulus diberi paving block, terlihat pemandangan alam yang indah. Pepohonan pinus terlihat menjulang di kejauhan dengan pucuknya yang seolah hendak menusuk awan-gemawan. Makin ke atas udara makin dingin namun sangat menyegarkan. Kabutpun terus melingkar-lingkar di sekitar kita.&lt;br /&gt;Menapaki bangunan candi dari urutan pertama hingga sembilan memberi kesan tersendiri di hati. Jalan yang mendaki berkelok, bangunan candi yang kokoh berdiri di ketinggian, udara yang sejuk, kabut tipis yang selalu melayang memberi kenangan eksotis yang tak terlupakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Candi ini dinamakan Gedong Songo karena memang terdiri dari sembilan bangunan candi. Dalam bahasa Jawa, Gedong berarti bangunan dan Songo artinya sembilan. Dan, sesuai dengan urutannya candi ke sembilan berdiri anggun di puncak bukit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konon bangunan candi yang ke sembilan ini melambangkan perjalanan akhir manusia mencapai kesempurnaannya. Bentuk bangunan candi bercirikan bangunan dari kerajaan Hindu Nusantara. Di mana setiap bangunan memiliki ruangan untuk tempat pemujaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain bangunan candi, ada obyek lain yang ditawarkan lokawista ini, yakni sumber air panas belerang. Menjelang puncak bukit terdapat beberapa titik sumber air panas yang berbentuk kolam-kolam kecil. Pengunjung bisa istirahat di sini, sambil menikmati pemandangan sekitarnya yang hijau dan dingin basah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan lokawisata candi Gedong Songo memang sudah tak asing lagi bagi para pelancong. Saat musim liburan lokawisata ini akan ramai dikunjungi. Pelancong tak hanya datang dari kota-kota sekitar lokawista, tapi juga dari kota lain seperti Semarang, Solo, Yogyakarta bahkan Jakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4576054415584707374-7563528017130412821?l=pariwisataasyik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/feeds/7563528017130412821/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/2009/01/candi-gedong-songo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4576054415584707374/posts/default/7563528017130412821'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4576054415584707374/posts/default/7563528017130412821'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/2009/01/candi-gedong-songo.html' title='Candi Gedong Songo'/><author><name>Resep Masakan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SX7dkJ_EqLI/AAAAAAAAABI/9wZoLh5fuic/S220/Kiwil.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SXdkC6CDF6I/AAAAAAAAAA0/Ih1dyCN6En0/s72-c/2356792115_0111eb959a_m.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4576054415584707374.post-7721897805448335788</id><published>2009-01-21T03:06:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T20:08:38.789-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Obyek Wisata Karanganyar'/><title type='text'>Air Terjun Grojogan Sewu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SXdeOJFpYsI/AAAAAAAAAAs/7DbKu4DkUgM/s1600-h/Image024.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SXdeOJFpYsI/AAAAAAAAAAs/7DbKu4DkUgM/s320/Image024.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293803484048089794" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Objek Wisata yang banyak dikunjungi wisatawan Nusantara, dan Mancanegara, dapat dijangkau dengan berbagai kendaraan. Jarak 27 km ke arah timur Kota Karanganyar. Kawasan hutan yang banyak ditumbuhi berbagai jenis pohon hutan dan dihuni oleh sekelompok kera jinak. Spesifikasi Hutan Wisata ini adalah adanya Air Terjun setinggi 81 meter dikenal dengan nama Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu. Perpaduan serasi antara Hutan dan Air Terjun merupakan daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Obyek wisata ini berkali-kali menjadi Obyek Wisata Teladan Tingkat Propinsi Jawa Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasilitas Pendukung Taman Binatang Hutan, Kolam Renang, Shelter, Warung Makan, Kios Buah-buahan dan Cinderamata, Mushola dan MCK &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air Terjun Grojogan Sewu terletak di Kaki Gunung Lawu, Kecamatan Tawangmangu, Kabuoaten Karanganyar, Jawa Tengah&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4576054415584707374-7721897805448335788?l=pariwisataasyik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/feeds/7721897805448335788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/2009/01/air-terjun-grojogan-sewu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4576054415584707374/posts/default/7721897805448335788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4576054415584707374/posts/default/7721897805448335788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/2009/01/air-terjun-grojogan-sewu.html' title='Air Terjun Grojogan Sewu'/><author><name>Resep Masakan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SX7dkJ_EqLI/AAAAAAAAABI/9wZoLh5fuic/S220/Kiwil.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SXdeOJFpYsI/AAAAAAAAAAs/7DbKu4DkUgM/s72-c/Image024.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4576054415584707374.post-4025594372451774761</id><published>2009-01-21T02:48:00.000-08:00</published><updated>2009-01-23T20:08:18.515-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Obyek Wisata Magetan'/><title type='text'>Nikmatnya Sate Kelinci Sarangan</title><content type='html'>Nikmatnya Sate Kelinci Sarangan&lt;br /&gt;HAWA sejuk apalagi dingin-dingin pada malam hari akan sangat lengkap kalau disajikan makanan hangat, seperti jagung bakar dan sate bakar. Telaga Sarangan bahkan memiliki yang sangat khas, yaitu sate kelinci. Bahkan, ada pendapat, jika sedang berbicara mengenai Telaga Sarangan, akan terasa kurang komplet kalau tidak menyinggung sate yang satu ini.&lt;br /&gt;Apabila ditelusur, para pedagang sate kelinci yang banyak ditemui di sekeliling Telaga Sarangan ternyata tergabung dalam sebuah organisasi, yaitu Koperasi Taruna Sate di Kelurahan Ngancar, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.&lt;br /&gt;Koperasi yang berdiri sejak sekitar 10 tahun lalu itu menampung dan memelihara kelinci piaraan penduduk dan selanjutnya menjualnya kepada para tukang sate.&lt;br /&gt;Di Sarangan, hewan cantik bertelinga panjang ini banyak dijadikan bahan menu makanan, seperti kelinci goreng, kelinci guling, kelinci ungkep, dan kelinci bumbu rujak.&lt;br /&gt;Warni, warga Kelurahan Ndadi, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, merupakan satu di antara sekitar 150 orang tukang sate di Sarangan. Lelaki, yang memiliki rombong (gerobak pikul sate) dengan nomor anggota 105, itu terbiasa membeli kelinci hidup berumur sekitar enam bulan seharga Rp 20.000 per ekor sebagai bahan baku satenya.&lt;br /&gt;Dengan harga jual Rp 6.000 per porsi yang terdiri dari 20 tusuk, dia memperoleh keuntungan bersih Rp 10.000 untuk setiap kelinci yang disate. Dalam kondisi ramai, dia membutuhkan empat kelinci, sementara saat pengunjung Sarangan sepi hanya satu kelinci yang disembelihnya.&lt;br /&gt;Bumbu sate yang dia gunakan terdiri dari bawang putih, bawang merah, jintan, ketumbar, mentega, dan jahe. Sementara itu, untuk sambal sate, Warni meramu kacang, gula, lombok, dan garam.&lt;br /&gt;Lelaki yang memiliki dua putra ini setiap hari menjajakan sate di sekitar Telaga Sarangan mulai dari jam 11 hingga enam petang. Para penjaja sate tersebut ternyata memiliki aturan main sendiri. Penjaja sate yang memiliki kios tidak diperkenankan berkeliling telaga, demikian pula sebaliknya, penjaja sate keliling tidak diperkenankan menetap di satu titik lokasi ketika berjualan.&lt;br /&gt;"Saya ini kejatah yang harus muter itu tadi," ujar Warni yang harus mengeluarkan uang Rp 300.000 untuk membeli rombong pikul ini.&lt;br /&gt;Ke-150 tukang sate di sekitar Telaga Sarangan juga telah memiliki kapling usaha sendiri. Ada yang di dekat telaga, dekat kawasan perhotelan, sekitar air terjun, dan di dekat tempat pemberhentian bis atau kendaraan wisata pengunjung.&lt;br /&gt;TELAGA Sarangan pun juga memberikan rezeki bagi para tukang kuda. Saat Sarangan penuh pengunjung, semisal di liburan sekolah atau Lebaran, ada sekitar 120 tukang kuda beroperasi di sekitar telaga.&lt;br /&gt;Salah satu tukang kuda tersebut adalah Subagyo. Selain sebagai petani sayuran, warga Desa Ngluweng, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, ini juga mencari uang dengan berprofesi sampingan sebagai tukang kuda di obyek wisata Telaga Sarangan.&lt;br /&gt;Subagyo menarik uang sewa sebesar Rp 10.000 bagi pengunjung yang menyewa kudanya untuk mengelilingi Telaga Sarangan yang berjarak tempuh sekitar empat kilometer ini. Dalam sehari antara empat hingga enam pengunjung Sarangan menyewa kudanya.&lt;br /&gt;Dia harus mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk menjalankan profesi ini. Sebagai gambaran, pada awalnya dulu dia membeli kuda yang masih muda seharga Rp 1,5 juta per ekor. Kuda tersebut dia lengkapi dengan pakaian kuda yang harga per set kompletnya sebesar Rp 750.000.&lt;br /&gt;"Setiap hari saya harus menyabit rumput untuk makan kuda ini," tutur Subagyo. Dia juga memberi dedak bagi kudanya sekitar tiga kilogram setiap hari. Di sekitar Sarangan, harga satu kilogram dedak berkisar Rp 400 hingga Rp 800.&lt;br /&gt;Di saat banyak pengunjung, Subagyo terkadang membeli jamu hewan Rp 3.000 per bungkus untuk memulihkan vitalitas sang kuda tersebut.&lt;br /&gt;Para tukang perahu dan becak air pun juga merupakan bagian dari warga sekitar yang memanfaatkan Telaga Sarangan sebagai tempat untuk mencari uang. Belum lagi para pedagang kaki lima yang menjajakan beragam suvenir dan makanan di sekeliling telaga tersebut.&lt;br /&gt;Obyek wisata di kaki Gunung Lawu itu juga terbuka bagi para penjaja jasa foto keliling dan ragam profesi mikro lainnya. Bagi penduduk sekitar, Telaga Sarangan memang ibarat magnet yang menarik mereka untuk mencari rezeki.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4576054415584707374-4025594372451774761?l=pariwisataasyik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/feeds/4025594372451774761/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/2009/01/nikmatnya-sate-kelinci-sarangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4576054415584707374/posts/default/4025594372451774761'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4576054415584707374/posts/default/4025594372451774761'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/2009/01/nikmatnya-sate-kelinci-sarangan.html' title='Nikmatnya Sate Kelinci Sarangan'/><author><name>Resep Masakan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SX7dkJ_EqLI/AAAAAAAAABI/9wZoLh5fuic/S220/Kiwil.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4576054415584707374.post-4330280524268701244</id><published>2009-01-21T02:32:00.001-08:00</published><updated>2009-01-23T20:08:18.516-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Obyek Wisata Magetan'/><title type='text'>Obyek Wisata Sarangan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SXb89nB0hEI/AAAAAAAAAAc/i05wkZcu4W0/s1600-h/9-melalui-telaga-sarangan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 266px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SXb89nB0hEI/AAAAAAAAAAc/i05wkZcu4W0/s320/9-melalui-telaga-sarangan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293696547399435330" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SXb8QSduH-I/AAAAAAAAAAM/ZtDTD1T8uMc/s1600-h/Patenggang_0207.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SXb8QSduH-I/AAAAAAAAAAM/ZtDTD1T8uMc/s320/Patenggang_0207.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293695768785199074" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Telaga Sarangan atau disebut juga Telaga Pasir berada di kaki gunung Lawu, berjarak +/ - 16 Km(arah barat) dari Kota Magetan. Para wisatawan dapat menikmati pemandangan alam. Telaga Pasir Sarangan yang mempunyai luas +- 30 Ha dengan kedalaman 28 meter, udara yang sejuk dengan suhu 18-25 C. Di tempat ini beraneka ragam fasilitas hotel, rumah makan, perahu dayung, mainan anak-anak, perahu boat dan kuda yang disediakan bagi para wisatawan dari berbagai daerah maupun wisatawan manca negara.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Telaga sarangan merupakan objek wisata andalan jawa timur yang terletak di barat kabupaten magetan di puncak bukitan kaki gunung lawu perbatasan jawa tengah-jawa timur.objek wisata ini sangat indah sekali di situ kita bisa meihat pemandangan luas dari atas bukit.telaga air yang indah kita bisa mengelilingi telaga tersebut dengan menyewa speedboat.objek wisata telaga sarangan juga mempunyai air terjun madirdo.yang bagus dengan kondisi alam perbukitan di telaga sarangan kita bisa melihat puncak gunung lawu.untuk menuju objek tersebut sangatlah mudah dari arah madiun terus menuju arah kota magetan.dari magetan kira-kira bejarak 18km dengan jalan berkelok-kelok naik perbukitan.atau dari arah barat kita bisa melalui kota solo-tawangmangu dengan medan tanjakan yang sangat curam tetapi jalannya mulus.dari tawang mangu menuju sarangan kita melewati dua desa yaitu cemoro sewu dan cemoro kandang keduanya merupakan pos pendakian ke gunung lawu.jalan menurun kemiringan kira-kira 45derajat hati-hati dalam pengereman agar tidak selip &lt;br /&gt;Untuk penginapan di objek wisata sarangan tidak perlu khawatir karena tersedia hotel dan losmen mulai dari kelas melati hingga berbintang.tarif beragam antara 20ribu-300ribu permalam.untukurusan makanan di situ menyediakan menu sate kelinci yang sangat gurih.sovenirnya pun murah –murah.untuk mengelilingi telaga bisa menyewa kuda atau jalan kaki.berkunjung ke objek wisata sarangan ga rugi deh&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4576054415584707374-4330280524268701244?l=pariwisataasyik.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/feeds/4330280524268701244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/2009/01/obyek-wisata-sarangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4576054415584707374/posts/default/4330280524268701244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4576054415584707374/posts/default/4330280524268701244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://pariwisataasyik.blogspot.com/2009/01/obyek-wisata-sarangan.html' title='Obyek Wisata Sarangan'/><author><name>Resep Masakan</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SX7dkJ_EqLI/AAAAAAAAABI/9wZoLh5fuic/S220/Kiwil.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_FZ7HUmQ_5Vk/SXb89nB0hEI/AAAAAAAAAAc/i05wkZcu4W0/s72-c/9-melalui-telaga-sarangan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
